Non Ci Servono Tante Parole | Ora JUVE Ora

Kamis, 30 Oktober 2014

Allegri: “Kami harus belajar dari hasil ini”


Bos Bianconeri menyampaikan kekecewaannya setelah Genoa mencetak gol kemenangan di detik akhir laga serta harus pulang dengan tangan hampa dari Liguria.

Massimiliano Allegri mengungkapkan kekecewaannya setelah melihat Bianconeri meninggalkan Genoa dengan tangan kosong setelah gol yang dicetak Luca Antonini di menit keempat tambahan waktu.

Manajer mengkritik pemainnya dalam mengabaikan tugas defensif mereka selama 30 detik terakhir pertandingan dan berharap kekalahan malam ini akan menjadi pelajaran penting bagi ke depannya. 

Berbicara setelah peluit akhir di Liguria, Allegri memulai: "Saya hanya bisa mengkritik pemain saya selama 30 detik terakhir. Liga juga menjadi menarik dan Anda tidak boleh kemasukan gol seperti pada menit krusial.

"Malam ini kami beberapa kali membentur tiang dan Perin membuat dua atau tiga penyelamatan yang baik. Pertandingan seperti ini adalah kesempatan meraih poin, tetapi ketika Anda tidak dapat mendapatkan kemenangan, mereka tentu tidak bisa kalah. Kami memiliki enam dibanding dua untuk peluang mereka dan mereka bertahan dengan baik, malah mungkin kami mencoba untuk memenangkan bola kembali untuk mengirimkannya ke depan dan mencetak gol.

"Kami melakukan segala yang kami bisa untuk menang dan lapangan tidak memberikan kami kenikmatan bermain. Itu lapangan yang tidak layak untuk Serie A. Kita harus mengambil pelajaran dari hasil malam ini dan tumbuh dalam kedewasaan. Para pemain memiliki karakter, kemampuan teknis, keinginan dan kecerdasan. Kita perlu mengambil sisi positif dari pertandingan malam ini untuk menghindari melakukan lebih banyak kesalahan ke depan."

Bonucci: “Gol telat yang menghukum kami”


Pemain bernomor punggung 19 memberikan pandangannya mengenai laga malam ini di Liguria

Leonardo Bonucci mengatakan Bianconeri harus membayar mahal kekalahan akibat terlalu konsentrasi mencari gol kemenangan dalam pertandingan malam ini menghadapi Genoa.

Kekalahan 1-0, melalui gol yang dicetak Luca Antonini di menit keempat tambahan waktu, datang di lapangan yang menghalangi Juventus untuk mengekspresikan diri mereka, tapi Bonucci percaya kemenangan seharusnya dapat diraih terlepas dari permukaan lapangan yang sulit. 

Berbicara di Luigi Ferraris, sang bek memulai: "Itulah sepak bola bagi Anda. Kami memberikan penampilan yang sangat baik terlepas dari permukaan lapangan yang sulit dan lawan yang tidak memberi kami ruang selama 93 menit. Kemudian, mungkin, kami membiarkan lawan untuk memberikan sedikit tekanan karena kami terlalu fokus untuk meraih kemenangan.

"Lapangan itu mungkin salah satu yang terburuk di Serie A, tapi kami tidak bisa menggunakan ini sebagai alasan. Kami memiliki peluang tetapi tidak mampu membuat gol. "

Kemenangan Roma 2-0 atas Cesena mengantarkan mereka sejajar dengan juara bertahan di puncak liga dan Bonucci mengklaim Juventus harus menunjukkan kematangan yang diperlukan untuk mempertahankan status mereka sebagai pimpinan klasemen.

Dia menyimpulkan: "Liga tidak menang atau kalah malam ini, tapi kami harus mempertahankan keunggulan satu poin kami atas Giallorossi. Sekarang kami kembali ke level yang sama dengan mereka dan perlu untuk mengubah malam ini menjadi pelajaran positif yang akan membantu kami untuk menunjukkan kematangan yang lebih besar. "

Genoa pastikan kemenangan di akhir waktu


Gol Luca Antonini di menit ke-4 injury time membuat Bianconeri menderita kekalahan pertama di liga musim ini.

Gol penentu Luca Antonini di akhir waktu di menit ke-4 tambahan waktu mengakibatkan kekalahan pertama Serie-A Juventus musim ini di malam yang mengecewakan di Luigi Ferraris.

Mendominasi jalannya laga, Juventus terpaksa harus membayar mahal ketidakmampuan menyempurnakan 16 peluang yang tercipta di sepanjang 90 menit, hingga akhirnya Genoa menemukan celah ketika seluruh pemain Bianconeri maju ke depan mengincar gol kemenangan.

Gigi Buffon, yang rayakan penampilan ke-500-nya bersama Juventus, tak banyak beraksi namun akhirnya harus tertimpa sial dengan hasil yang sangat mengejutkan.

Skor akhir di Liguria, bersama dengan kemenangan 2-0 Roma atas Genoa, menyamakan raihan poin Giallorossi dengan sang juara bertahan, yang ingin segera kembali bangkit saat bertandang ke tim promosi Empoli Sabtu ini (1/11).

Akhir yang mengecewakan di malam yang diawali dengan penampilan menjanjikan. Satu dari dua pergantian dari laga melawan Palermo akhir pekan lalu, Stephan Lichtsteiner, melepaskan tendangan ke arah gawang  pertama bagi Bianconeri di awal laga yang bertempo cepat, memaksa Mattia Perin berjibaku mengamankan gawang hingga bola memantul ke atas mistar gawang.

Sebagaimana diprediksi Massimiliano Allegri sebelum laga, lapangan di Luigi Ferraris yang terkena dampak banjir di Liguria, menyulitkan pergerakan dan permainan passing tim tamu.

Namun demikian, kondisi sulit tak mampu meredam semangat Carlos Tevez, memaksa Perrin meluncur rendah untuk lakukan penyelamatan setelah Tevez melewati Nicolas Burdisso di menit ke-22.



Pemain belakang Argentina itu kembali takluk beberapa saat kemudian oleh Fernando Llorente, namun kali ini tiang gawang menyelamatkan tim tuan rumah setelah pemain Spanyol itu menembakkan bola dari sudut sempit.

Bersamaan dengan padatnya area tengah selama babak pertama, Paul Pogba, yang kembali turun sebagai starter menggantikan Andrea Pirlo, menggunakan postur tubuhnya untuk melesat masuk ke area pertahanan lawan dan menembakkan bola dua kali namun kedua tembakannya masih melenceng.

Juventus memulai babak kedua dengan permainan yang lebih baik, langsung merangsek masuk ke daerah kekuasaan Grifone agar bisa menciptakan peluang. Setelah tendangan Lichtsteiner dari sisi kotak 16 lawan melebar, Leonardo Bonucci hampir ciptakan gol melalui sundulannya yang hanya meleset beberapa inci setelah menerima umpan Tevez dari tendangan sudut.

Tekanan terhadap lawan bertambah dan pemain pengganti Alvaro Morata menambah kekuatan tambahan untuk serangan Bianconeri, Angelo Ogbonna pun hampir membawa tim tamu unggul setelah berada di area tak terjaga di menit ke-69, namun tendangannya hanya melebar beberapa meter dari gawang.

Meski terus menekan hingga akhir waktu permainan dan kontribusi impresif dari Morata, yang tembakannya mengarah ke pojok atas gawang mampu ditepis Perin, gol yang ditunggu-tunggu tak kunjung tiba.

Namun ternyata masih ada drama terakhir ketika pemain pengganti dan mantan pemain depan Bianconeri, Alessandro Matri, mengambil kesempatan dari lini belakang tim tamu yang terbuka untuk menyuplai bola kea rah Luca Antonini, yang kemudian sarangkan bola ke gawang Buffon yang membuat publik Marassi bersuka-cita.

Selasa, 28 Oktober 2014

Pogba masuk dalam daftar nominasi penghargaan FIFA Ballon d'Or 2014


Sang gelandang Juventus berada di antara daftar 23 pemain yang akan memperebutkan penghargaan bergengsi setelah memiliki tahun yang hebat bersama klub dan negara

Paul Pogba telah menikmati tahun 2014 dengan luar biasa baik untuk klub maupun negaranya.

Setelah memenangkan gelar Scudetto berturut-turut yang kedua pada Mei 2014 dan juga terpilih sebagai pemain muda terbaik di Piala Dunia menyusul serangkaian penampilan fantastis di turnamen tahun ini di Brasil, pemain berusia 21 tahun tersebut kini berada diantara 23 daftar pemain  untuk memperebutkan FIFA Ballon d'Or.

Pada tanggal 1 Desember, seluruh daftar akan dipangkas menjadi hanya tiga dengan pemenang langsung diumumkan pada tanggal 12 Januari 2015 di Zurich.

Berikut adalah daftar lengkap 23 pemain yang terpilih: Gareth Bale (Wales), Karim Benzema (Prancis), Diego Costa (Spanyol), Thibaut Courtois (Belgia), Cristiano Ronaldo (Portugal), Angel Di Maria (Argentina), Mario Gotze (Jerman), Eden Hazard (Belgia), Zlatan Ibrahimovic (Swedia), Andres Iniesta (Spanyol), Toni Kroos (Jerman), Philipp Lahm (Jerman), Javier Mascherano (Argentina), Lionel Messi (Argentina), Thomas Muller (Jerman), Manuel Neuer (Jerman), Neymar (Brazil), Paul Pogba (Prancis), Sergio Ramos (Spanyol), Arjen Robben (Belanda), James Rodriguez (Kolombia), Bastian Schweinsteiger (Jerman), Yaya Toure (Pantai Gading ).

Selamat juga kepada mantan manajer Bianconeri Carlo Ancelotti dan Antonio Conte yang masuk sepuluh besar nominasi untuk kategori FIFA coach of the year award.

Juve memulai persiapan untuk laga melawan Genoa


Bianconeri kembali ke Vinovo setelah kemenagan 2-0 kemarin lusa melawan Palermo dimana perhatian tertuju ke pertarungan di hari Rabu (28/10) melawan Grifone (julukan Genoa). Plus kabar terbaru Patrice Evra.

Dengan semain padatnya jadwal pertandingan, tim Massimiliano Allegri kembali ke Juventus Center pagi kemarin (27/10) saat perhatian tertuju pada laga Serie-A di hari Rabu  melawan Genoa di Liguria.

Para pemain yang turun dalam kemenangan kandang 2-0 melawan Palermo kemarin lusa jalani pemanasan kecil sementara sisanya berlatih di atas lapangan dengan fokus pada kebugaran dan teknik.

Patrice Evra absen dari latihan setelah menderita cedera yang didapatnya pekan lalu. Pria Perancis itu menjalani tes medis pagi kemarin yang menghasilkan ketegangan otot femoris bisep di lengan kirinya, dan ia diperkirakan dapat kembali beraksi dalam 30 hari.

Catatan sampingan, Allegri akan menemui awak media hari ini untuk sesi konferensi pers jelang laga versus Genoa mulai pukul 12.00 waktu Italia di Pusat Media Vinovo.