Non Ci Servono Tante Parole | Ora JUVE Ora

Kamis, 18 Desember 2014

Allegri Komentari Kemenangan Juventus

INILAHCOM, Turin - Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, lega dapat menutup tahun 2014 dengan berada di puncak klasemen Seri A.

Juventus mengakhiri laga terakhir Seri A tahun 2014 ini dengan kemenangan 3-1 atas Cagliari, Jumat dini hari (19/12/14) WIB. Juventus mengantongi 39 poin dari 16 laga. Torehan ini takkan bisa dikejar Roma, yang tertinggal empat poin dari Juve.



Roma baru akan menjalani laga terakhir tahun ini pada Minggu dini hari (21/12/14) WIB lawan AC Milan.

“Penting untuk menutup tahun 2014 dengan status sebagai pemuncak klasemen,” ujar Allegri kepada Sky Sport Italia.

Rasa lega Allegri juga tak lepas dari keberhasilan timnya mengatasi perubahan strategi Cagliari dini hari tadi. Pelatih Zdenek Zeman mengubah strategi andalannya, 4-3-3, menjadi 4-4-2.

“Saya kagum dengan perubahan sistem dan tak menyangkanya,” ia menambahkan.

“Mengingat sulitnya masa-masa yang tengah mereka jalani dan fakta bahwa mereka menghadapi Juventus, Zeman mencoba menutup ruang dan mengandalkan serangan balik. Kami mampu menghindari masalah,” pelatih berusia 47 tahun itu menjelaskan.

Meski demikian, mantan pelatih AC Milan itu mengaku berang dengan sikap para pemainnya, yang berpuas diri setelah unggul banyak gol.

“Dalam sepak bola modern, pertandingan belum berakhir sampai benar-benar berakhir, terutama lawan Cagliari yang tak pernah menyerah, jadi kami harus mengendalikan situasi dengna lebih baik saat unggul 2-0 dan 3-0,” Allegri menjelaskan.

Senin depan, Si Nyonya Tua akan terbang ke Qatar, lokasi digelarnya Piala Super Italia. Skuad besutan Allegri akan menghadapi Napoli, yang dibesut Rafael Benitez.

Kalahkan Cagliari, Juventus Menjauh dari Roma

TEMPO.CO, Jakarta - Juventus meraih meraih kemenangan 3-1 dalam lawatannya ke markas Cagliari, Stadion Sant'Elia, Jumat dinihari, 19 Desember 2014. Hasil ini membuat tim berjulukan Si Nyonya Tua ini tetap mampu menjaga jarak dari AS Roma yang baru akan melawan AC Milan Ahad dinihari.



Dalam laga terakhir Seri A Liga Italia pada 2014 ini, Juve tampil menekan dan melakukan penguasaan bola hingga 63 persen. Mereka mampu ungggul tiga gol berkat gol Carlos Tevez pada menit ketiga, Arturo Vidal (15), dan Fernando Llorente (50).

Tuan rumah sebenarnya melakukan lebih banyak tembakan (12) namun hanya 3 yang terarah. Kalah efektif dari Juve yang bisa mengarahkan 7 dari 10 tembakannya. Salah satu daru tiga bola terarah itu berbauh gol pada menit ke-65, lewat sundulan Luca Rossettini.

Hasil ini memastikan Juve akan mengakhiri tahun di posisi puncak klasemen. Tim yang menjadi juara dalam tita musim terakhir ini memiliki 39 poin dari 16 laga, ungggul 4 poin dari Roma yang berada di posisi kedua dan baru akan melawan Milan sehari kemudian. Cagliari masih terdampar di peringkat 18 klasemen dengan koleksi 12 poin.

Susunan pemain
Cagliari: Alessio Cragno; Simone Benedetti (Godfred Donsah 46), Luca Ceppitelli, Luca Rossettini, Marco Capuano; Antonio Balzano, Albin Ekdal, Daniele Conti, Danilo Avelar; Andrea Cossu, Victor Ibarbo (Caio 75)

Juventus: Gianluigi Buffon; Stephan Lichtsteiner, Angelo Ogbonna, Giorgio Chiellini, Patrice Evra; Arturo Vidal, Andrea Pirlo, Claudio Marchisio; Roberto Pereyra (Simone Padoin 81); Fernando Llorente (Alvaro Morata 73), Carlos Tevez (Sebastian Giovinco 86)

Rabu, 17 Desember 2014

Sanksi Untuk Massimiliano Allegri Ditangguhkan

Sanksi skors buat pelatih Juventus Massimiliano Allegri untuk laga melawan Cagliari di akhir minggu ini ditangguhkan.



Sebelumnya Allegri mendapat sanksi skors satu laga karena dianggap sudah menghina ofisial saat Juventus bermain imbang melawan Sampdoria minggu lalu.

Namun dengan diajukannya banding atas sanksi tersebut, secara otomatis sanksi itu sendiri untuk sementara tidak berlaku.

Pengadilan Banding FIGC saat ini sedang memproses banding yang diajukan Allegri, di mana pelatih Juventus itu dikenai sanksi skors satu laga dan denda 10,000 euro.

Allegri Bantah Para Pemain Juventus Kelelahan

TURIN, KOMPAS.com - Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, menilai penampilan tidak maksimal skuad La Vecchia Signora dalam beberapa pertandingan terakhir bukan karena para pemainnya kelelahan. 

Juventus meraih tiga kali hasil imbang dalam tiga pertandingan terakhirnya melawan Fiorentina, Atletico Madrid, dan Sampdoria. Hal tersebut dinilai terjadi karena para pemain Juventus mengalami kelelahan akibat jadwal padat. 



Akan tetapi, Allegri menilai kelelahan bukanlah menjadi alasan utama penampilan timnya tidak maksimal. Justru, ia menilai Juventus bermain baik saat bermain 1-1 melawan Sampdoria, Minggu (14/12/2014). 

"Jelas tidak benar jika tim saat ini kelelahan. Pada Minggu kami memainkan salah satu pertandingan terbaik dari segi fisik," ungkap Allegri. 

"Menurut saya kami membuat beberapa kesalahan teknis dan terlalu banyak kesalahan setelah jeda paruh pertama khususnya pada 20 menit terakhir. Hal ini membuat kami terlihat seperti kelelahan."

"Namun, ini tidak benar-benar terjadi. Tim berada dalam kondisi yang bagus, khususnya ketika Anda menyadari bahwa pertandingan Minggu kemarin adalah permainan terbaik kami sepanjang babak pertama musim ini," tuturnya.

Mazzoleni akan memimpin laga Cagliari v Juventus


Wasit berusia 40 tahun ini akan memimpin laga Juventus untuk kedelapan belas kalinya saat Bianconeri bertandang Kamis malam di Stadio Sant’Elia

Paolo Silvio Mazzoleni akan memimpin laga terakhir Bianconeri di Serie A tahun 2014, dengan berlaga melawan Cagliari pada Kamis malam tanggal 18 Desember.

Pria berusaia 40 tahun akan memimpin laga yang melibatkan Juventus untuk kedelapan belas kalinya, setelah sebelumnya memimpin Juventus di 13 laga Serie A (W7, D4, L2), satu laga di Serie B, dua laga Coppa Italia dan satu laga Super Coppa Italia.

Di Stadio Sant’Elia ia akan didampingi oleh asisten wasit Marzaloni dan De Luca, ofisial keempat Galloni serta Massa dan Giacomelli sebagai ofisial garis gawang.

Allegri meminta Juve kembali ke jalur kemenangan

Kemenangan adalah satu-satunya hal yang ada di benak Massimiliano Allegri untuk laga besok malam di Sardinia: “Cagliari adalah tim yang sering menyulitkan dan memainkan sepak bola terbuka, namun kami harus kembali ke jalur kemenangan”

Massimiliano Allegri telah memerintahkan Juventus untuk kembali ke kemenangan ketika mereka menghadapi Cagliari besok malam dalam laga Serie A terakhir tahun 2014.

Hasil imbang beruntun di Serie A saat melawan Fiorentina dan Sampdoria telah menyebabkan pesaing terdekat mereka Roma berhasil memangkas jarak menjadi satu poin, yang berarti bahwa sang pemimpin klasemen harus berhasil mengakhiri tahun di liga Italia dengan meraih poin maksimal melawan calon tim degradasi pada Kamis malam.

Namun Allegri tetap memuji Rossoblu sebagai lawan yang menyulitkan, tim yang dinahkodai oleh pelatih yang berpola menyerang Zdenek Zeman ini membutuhkan poin untuk membangkitkan peluang mereka menaiki tangga klasemen Serie A dan menjauhi zona degradasi.



Memberikan ulasannya jelang laga melawan Cagliari kepada para jurnalis di Vinovo, pelatih berusia 47 tahun ini mengungkapkan: “Cagliari adalah tim yang sulit dan selalu menghasilkan banyak peluang. Mereka telah memperlihatkan ini di laga-laga kandang mereka, terutama saat melawan Fiorentina, dan mereka membutuhkan poin untuk dapat bertahan. Mereka memainkan gaya baru dalam sepak bola yang bermain terbuka dan ini akan menghasilkan tontonan yang menghibur.

“Namun kami harus kembali ke jalur kemenangan dengan memberikan performa yang baik. Penampilan kami cukup baik saat melawan Sampdoria, namun sayangnya kami tidak mampu meraih kemenangan.”

Dengan empat pemain yang akan beresiko absen pada laga Super Coppa melawan Napoli, Allegri memastikan ia tidak akan menjadikan laga tersebut mempengaruhi pemilihan tim untuk laga besok malam.

“Saya akan memilih tim yang akan bermain besok dengan sebaik mungkin, itu yang terpenting. Kami berharap kami tidak menerima kartu kuning lagi, dan akan saya lihat siapa yang akan siap bermain di Doha.”

Subjek beralih kepada banding yang diajukan klub terhadap larangan mendampingi timnya kemarin sore, Allegri tampaknya tetap dengan terpaksa menerima keputusan harus mengawasi tim dari kejauhan sebagai akibat dari kejadian yang terjadi pada laga melawan Sampdoria pada hari Minggu, sebuah keputusan yang membuatnya bingung.

“Hukuman larangan yang ditimpakan kepada saya? Saya masih terkejut dengan keputusan itu. Perilaku saya terhadap ofisial laga, seperti yang selalu saya tunjukkan, adalah baik dan tepat.”

Ia kemudian mengalihkan kepada hasil pengundian 16 besar Liga Champions, dan Allegri mengklaim bahwa rekor impresif Borussia Dortmund dalam beberapa tahun terakhir membuat mereka menjadi lawan yang harus diwaspadai.

Ia pun mengakhiri: “Borussia menjalani tiga tahun yang fantastis dimana mereka mencapai final Liga Champions dan menjuarai Bundesliga. 

Ini akan menjadi laga yang menarik yang memperlihatkan kami akan menghadapi salah satu tim terbesar di Eropa saat ini.”

Selasa, 16 Desember 2014

Juve mengajukan banding atas hukuman Allegri


Klub akan mengajukan banding secara resmi atas larangan satu pertandingan yang diberikan kepada Massimiliano Allegri setelah pertandingan hari Minggu dengan Sampdoria

Juventus mengajukan banding terhadap larangan mendampingi tim selama satu pertandingan yang ditujukan kepada Massimiliano Allegri saat pertandingan kandang hari Minggu melawan Sampdoria.

Leonardo Bonucci akan absen dalam duel menghadapi Cagliari setelah mendapatkan akumulasi kartu pada akhir pekan kemarin.

Sementara Rossoblu dapat mengandalkan pemainnya secara lengkap untuk pertandingan tersebut.

Bianconeri fokus pada taktik untuk persiapan laga menghadapi Cagliari

Dua hari lagi pasukam Massimiliano Allegri akan melakoni kontes terakhir mereka di Serie A tahun ini. Pergerakan - pergerakan tertentu disempurnakan dalam sesi latihan hari ini



Dengan tujuan meraih tiga poin terakhir tahun ini dan merengkuh Piala Super Italia, Juventus bergabung kembali di Vinovo sore ini untuk bekerja menuju dua pertandingan terakhir mereka tahun ini menghadapi Cagliari dan Napoli.

Sudah 12 bulan untuk mengingat kenangan sang pemimpin liga dan kemenangan atas Rossoblu serta meraih kemenangan di Piala Super untuk ketiga secara berturut-turut akan berfungsi sebagai cara sempurna untuk mengakhiri 2014 dengan manis.

Hari ini Massimiliano Allegri dan staf pelatih nya memimpin sesi taktik, bekerja pada berbagai gerakan yang akan dilakukan ketika Bianconeri mengunjungu Sardinia pada Kamis malam.

Besok akan menjadi kesempatan terakhir bagi Juventus untuk melakukan persiapan mereka di Vinovo menjelang keberangkatan mereka ke Sardinia dan penerbangan berikutnya ke Qatar, tempat final Piala Super Italia tahun ini, Senin 22 Desember.

Sebelum memimpin latihan, Allegri akan bertemu wartawan untuk membahas pertandingan menghadapi Cagliari dalam konferensi pers pukul 12.00 CET di klub Media Center.

Senin, 15 Desember 2014

Zdenek Zeman Optimistis Hadapi Juventus

Perlahan namun pasti, Cagliari kini mulai lengser ke zona degradasi setelah bermain imbang tanpa gol saat hadapi Parma, dalam lanjutan Serie A Italia giornata 15, Minggu (14/12) petang WIB.



Namun begitu sang pelatih, Zdenek Zeman, mengaku cukup puas dengan hasil tersebut. Ia hanya sedikit kecewa karena tim asuhannya tak bermain lebih lepas.

"Kami harus bermain lebih lepas di partai hadapi Parma tadi. Hasil yang kami dapat tidak buruk, tapi kami harus mengubah sikap dalam pertandingan," ujar Zeman, seperti dikutip Sky Italia.

Setelahnya ia lantas melontarkan nada optimistis jelang hadapi sang juara bertahan, Juventus, dalam duel pekan depan.

"Ya, kami tak boleh menggantungkan hasil pada performa tim lain. Saya paham Juventus kalah sangat sedikit dalam dua tahun terakhir. Tapi kami akan berusaha sekuat tenaga," pungkasnya.

Fokus kepada Cagliari

Bianconeri kembali ke Vinovo sore ini untuk memulai persiapan jelang laga Serie A pada hari Kamis melawan pasukan Zdenek Zeman di Sardinia

Sementara seluruh mata di Eropa tertuju kepada pengundian Liga Champions hari ini yang memperlihatkan Bianconeri akan beradu dengan Borussia Dortmund di babak 16 besar, Massimiliano Allegri dan pasukannya berada di Vinovo sore ini sebagaimana mereka mempersiapkan diri jelang laga Serie A melawan Cagliari di Sardinia.



Dua laga saat ini memisahkan Juventus dari istirahat musim dingin dan Allegri akan berharap pasukannya berada di kondisi terbaik sebagaimana mereka berusaha menuju 2015 sebagai pemimpin liga dan dengan Super Coppa juga berada di tangan.

Para pemain yang bermain dalam laga melawan Sampdoria di Turin kemarin menjalani sesi peregangan di gym sementara yang lainnya menjalani sesi latihan kebugaran dan teknik dalam cuaca yang basah di Juventus Center.

Besok Bianconeri akan melanjutkan persiapan mereka jelang perjalanan ke Stadio Sant’Elia hari Kamis dengan menjalani sesi latihan lainnya yang dijadwalkan berlangsung pada sore hari.

Minggu, 14 Desember 2014

Allegri: "Tidak mengambil peluang di babak pertama"

Bos Juve memberikan komentar tentang hasil imbang timnya dengan Sampdoria, hasil yang menghentikan 25 kemenangan berturut-turut di kandang sendiri.



"Sayang sekali kami tidak mendapat tiga poin, tapi para pemain melakukan semua yang mereka bisa untuk menang. Kami harus menerimanya. Kami memiliki babak pertama yang bagus, meskipun kami memiliki lebih banyak kesulitan setelah istirahat dan Buffon harus membuat penyelamatan fantastis," imbuh Allegri.

Hasil hari ini adalah hasil imbang pertama di Juventus Stadium sejak Bianconeri berbagi angka dengan Cagliari pada bulan Mei 2013. Rekor Juve yang menakjubkan dengan kemenangan kandang berturut-turut selalu akan berakhir di beberapa titik, dan Sampdoria adalah tim yang melakukannya .

"Kami tidak bisa terus menunjukkan level seperti di 50 menit pertama di seluruh pertandingan. Kami tidak mengambil peluang di babak pertama. Mereka bertahan dengan baik, dan kemudian di babak kedua mereka menutup semua area untuk bermain bertahan. Selalu sulit untuk bermain melawan jenis sistem permainan seperti itu.

"Tim memberikan semua yang mereka miliki - mereka telah bermain banyak pertandingan dengan tingkat intensitas tinggi. Kami gagal untuk menang, tapi kami masih di posisi puncak dan itulah hal yang paling penting," lanjut pelatih Bianconeri.

Allegri mengomentari lini belakang timnya saat gol Sampdoria, tapi dengan cepat menunjukkan bahwa itu serangan berbahaya - bukan kesalahan pertahanan - yang menghantui Juve saat ini. 

"Kadang-kadang kami bertahan terlalu dalam. Kami harus sudah melakukan pelanggaran dalam membiarkan mereka mencetak gol. Kami harus sudah dapat mempertahankannya dan tidak boleh kebobolan seperti itu lagi. Karena itu, kami harusnya meraih kemenangan di babak pertama dengan tidak mengubah semua peluang yang kami ciptakan," pungkas Allegri.

Laga melawan Sampdoria berakhir imbang


Gol perdana Patrice Evra berseragam hitam-putih dibalas oleh gol penyeimbang Manolo Gabbiadini di babak kedua. 1-1 adalah skor akhir di Turin.

Dua gol di kedua babak dari Patrice Evra dan Manolo Gabbiadini membuat Juventus dan Sampdoria berbagi angka dengan hasil imbang 1-1 malam ini di Juventus Stadium, hasil yang mengakhiri catatan menang beruntun Bianconeri dalam 25 laga kandang Serie-A.

Tim tuan rumah mengepung lawannya sejak awal laga yang berjalan cepat dan usaha mereka membuahkan hasil ketika Evra membuka skor di menit ke-12, menyambut tendangan pojok Claudio Marchisio yang tak dapat dijangkau Sergio Romero.

Tak mampu mengimbangi permainan di 30 menit awal laga, Blucerchiati diuntungkan dari penajaman taktik yang disusun oleh Sinisa Mihajlovic untuk memperkuat tim sebelum kemudian menyeimbangkan kedudukan lima menit setelah jeda melalui tendangan terukur Gabbiadini.

Bianconeri tidak megurangi tekanan untuk bisa kembali memimpin, namun solidnya lini pertahanan Sampdoria dan kurang tajamnya serangan ke wilayah mereka membuat mereka mempertahankan raihan satu poin.

Juventus memulai laga dengan sejumlah upaya serangan dan hanya harus menunggu dua menit akan datangnya peluang pertama, tendangan Carlos Tevez hanya bisa menemui penyelematan dari Romero setelah mencoba menaklukkan rekan senegaranya itu dengan mengarahkan bola ke sudut tiang dekat.

Peluang itu memulai aksi laga cepat selama 10 menit dimana Bianconeri terus menekan lawannya, mengirim umpan-umpan silang dari sisi kanan. Alvaro Morata, salah satu dari tiga perubahan komposisi skuad dari yang diturunkan saat imbang melawan Atletico tengah pekan lalu, mendapat peluang dari umpan seperti itu namun mampu dimentahkan Romero di menit ke-10.

Nampaknya hanya soal waktu sebelum Juventus akhirnya memecah kebuntuan, dan ternyata terbukti. Evra-lah yang justru dapat kesempatan melepaskan sundulan di dalam kotak penalti lawan, mengelabui penjaganya untuk menerima tendangan sudut Marchisio di menit ke-12.

Sampdoria nampak tak kenal lelah, sementara tuan rumah ingin tetap bertahan dan terus membangun serangan mereka perlahan. Hal itu hampir membuahkan hasil delapan menit kemudian ketika umpan segar dan pergerakan pemain depan yang sangat baik menghasilkan ruang tembak yang cukup untuk Marchisio, namun tembakannya masih bisa diselamatkan Romero dari jarak 23 meter.

Meski serangan satu arah tertuju mulus kepada mereka, Blucerchiati yang sedang bersemangat sempat melepaskan tembakan peringatan di akhir babak pertama. Sundulan Daniele Gastaldello dari jarak beberapa meter mampu ditahan Gigi Buffon.

Mengubah strategi mereka, tim tamu balik mengendalikan permainan di awal babak kedua, memasukkan Gabbiadini, pemain yang juga dimiliki Bianconeri, untuk turut andil dalam kekuatan tiga penyerang.

Dan perjudian Mihajlovic langsung menuai hasil ketika pemain depan 23 tahun itu membawa timnya menyamakan kedudukan di lima menit pertama babak kedua, melepaskan tendangan manis kaki kirinya ke sudut bawah melewati Buffon.

Gol penyeimbang itu mengubah jalannya laga, dimana Juventus nampak kesulitan menguasai kembali permainan seperti di babak pertama. Di lain pihak, Sampdoria justru lebih sering membuka peluang lewat serangan balik.

Ketika laga semakin dekat dengan peluit akhir, Massimiliano Allegri menajamkan serangan dengan memasukkan Fernando Llorente dan Kingsley Coman menggantikan Morata dan Roberto Pereyra.

Namun tambahan kekuatan lini serang itu gagal menghasilkan gol kemenangan. Hasil ini membuat Bianconeri unggul empat poin di atas tim peringkat kedua Roma yang baru memainkan laga beberapa waktu kemudian. Laga ini menutup kalender tahun ini di Juventus Stadium dengan sebuah hasil imbang.

Jumat, 12 Desember 2014

Doveri akan memimpin laga Juventus menghadapi Sampdoria

Wasit kelahiran Volterra akan memimpin laga Serie A antara Bianconeri menghadapi Blucerchiati di Juventus Stadium pada hari minggu.



Daniele Doveri ditunjuk menjadi wasit untuk laga Serie A hari Minggu ini antara Juventus dan Sampdoria di Juventus Stadium.

Wasit berusia 37 tahun, yang berasal dari Volterra, akan memimpin pertandingan Bianconeri untuk keempat kalinya di Italia, setelah sebelumnya mencatatkan dua kemenangan dan satu hasil imbang pada waktu itu.

Dia akan diapit oleh asisten wasit Vuoto dan Marrazzo, wasit garis gawang Tagliavento dan Mariani, sementara Faverani akan menjadi ofisial keempat.

Juve memulai persiapan untuk laga pada hari Minggu

Pasukan Massimiliano Allegri kembali ke Vinovo dan mulai berlatih untuk laga Serie A pada Minggu siang melawan Sampdoria di Turin



Setelah mengisi ulang tenaga mereka karena libur kemarin yang diberikan oleh Massimiliano Allegri, Juventus kembali menjalani latihan dengan penuh kegembiraan pada pagi ini.

Kegembiraan di Liga Champions segera beralih fokus ke Serie A dan pasukan Allegri mulai bekerja untuk persiapan laga hari Minggu siang dengan Sampdoria di Juventus Stadium.

Dengan tim tamu masih berada di posisi keempat dalam tabel klasemen mengindikasikan awal musim yang luar biasa bagi Sampdoria, manajer akan meningkatkan performa pasukannya untuk mengembalikan Bianconeri ke jalan kemenangan setelah dua kali berturut-turut bermain imbang tanpa gol.

Kebugaran dan taktik menjadi menu utama pada pagi ini yang juga akan menjadi agenda utama pada besok, dengan sesi latihan berikutnya dijadwalkan pada pagi hari.

Dua hari menjelang laga melawan Sampdoria

Taktik menjadi agenda bagi pasukan Massimiliano Allegri di Vinovo pagi ini sebagaimana pertemuan dengan Blucerchiati di Juventus Stadium semakin mendekat



Kurang dari 48 jam hingga tiupan peluit Davide Doveri berbunyi di Juventus Stadium, pasukan Massimiliano Allegri tiba di Vinovo pagi ini untuk menjalani persiapan jelang laga Minggu siang melawan tim posisi ketiga Sampdoria.

Blucerchiati saat ini menikmati performa yang luar biasa dimana mereka baru kalah satu kali sepanjang musim ini dan Bianconeri harus waspada akan tim yang terus berkembang kekuatannya dari laga ke laga.

Setelah mengawali sesi latihan hari ini di gym dan ruang video dimana mereka mempelajari calon lawan mereka, para pemain kemudian menuju ke lapangan Juventus Center untuk menjalani sesi latihan yang didominasi oleh sesi taktik.

Besok, Bianconeri akan kembali ke Vinovo untuk menjalani sesi latihan terakhir jelang laga hari Minggu nanti. Sebelum menerapkan sentuhan akhir terhadap strategi tim, Allegri akan menemui media dalam konferensi pers pada pukul 21.00 WIB.

2015 akan dimulai di bawah sorotan lampu

Juventus v Inter akan dimainkan pada hari Rabu 7 Januari pukul 03.00 WIB serta rangkuman lengkap dari jadwal kick off laga terbaru hingga pekan pertama Februari



Juventus akan memulai laga pertama di tahun baru di bawah sorotan lampu usai adanya konfirmasi resmi dari Serie A tentang tanggal dan waktu kick off terbaru beberapa laga ke depan.

Laga pertama Bianconeri di 2015 adalah menerima kunjungan Inter di Juventus Stadium dengan kick off pukul 21.00 CET (Rabu 7 Januari 03.00 WIB) sementara laga besar lainnya melawan Napoli akan berlangsung pada Minggu malam (Senin 12 Januari pukul 02.45 WIB).

Pasukan Massimiliano Allegri akan memulai keterlibatan mereka di Coppa Italia melawan Hellas Verona di Turin di tengah pekan sebelum menghadapi Gialloblu di tempat yang sama tiga hari kemudian.

Di sisi lain, laga domestik melawan Chievo dan Udinese tidak ada perubahan jadwal namun kunjungan dari mantan tim yang dilatih Allegri yaitu Milan di Juventus Stadium akan dimainkan pada Minggu 8 Februari pukul 02.45 WIB.

Catatan lainnya, jika Bianconeri mengalahkan Hellas dan lolos ke perempat final Coppa Italia, mereka akan menghadapi pemenang antara Parma v Cagliari pada Rabu 28 Januari (Kamis 29 Januari Waktu Indonesia).

Jadwal laga tim dari Januari hingga awal Februari 2015 adalah sebagai berikut:



Pekan 17

Rabu 7 Januari, kick-off 03.00 WIB

Juventus v Inter



Pekan 18

Senin 12 Januari, kick-off 02.45 WIB

Napoli v Juventus



Perdelapan Final Coppa Italia

Rabu 16 Januari, kick-off ditentukan kemudian

Juventus v Hellas Verona



Pekan 19

Senin 19 Januari, kick-off 02.45 WIB

Juventus v Hellas Verona



Pekan 20

Minggu 25 Januari, kick off 21.00 WIB

Juventus v Chievo



Pekan 21

Minggu 1 Februari, kick-off 21.00 WIB

Udinese v Juventus



Pekan 22

Minggu 8 Februari, kick off 02.45 WIB

Juventus v Milan

Kamis, 11 Desember 2014

Doveri akan memimpin laga Juventus menghadapi Sampdoria


Wasit kelahiran Volterra akan memimpin laga Serie A antara Bianconeri menghadapi Blucerchiati di Juventus Stadium pada hari minggu.

Daniele Doveri ditunjuk menjadi wasit untuk laga Serie A hari Minggu ini antara Juventus dan Sampdoria di Juventus Stadium.

Wasit berusia 37 tahun, yang berasal dari Volterra, akan memimpin pertandingan Bianconeri untuk keempat kalinya di Italia, setelah sebelumnya mencatatkan dua kemenangan dan satu hasil imbang pada waktu itu.

Dia akan diapit oleh asisten wasit Vuoto dan Marrazzo, wasit garis gawang Tagliavento dan Mariani, sementara Faverani akan menjadi ofisial keempat.

Selasa, 09 Desember 2014

Sinisa Mihajlovic Nantikan Duel Kontra Juventus

I Blucerchiati akan menantang Juventus di Turin pekan depan.



Selepas mengarsiteki kemenangan 3-1 Sampdoria atas tuan rumah Hellas Verona, Selasa (9/12) dinihari WIB, allenatore Sinisa Mihajlovic langsung menatap laga berikut menghadapi sang pemuncak klasemen, Juventus.

I Blucerchiati naik ke posisi keempat tabel sementara Serie A berkat tambahan tiga angka dari laga di Marc'Antonio Bentegodi, dan Mihajlovic percaya pasukannya dapat meraih pencapaian lebih baik lagi. Ia pun sangat antusias untuk menantang Bianconeri di Turin pekan depan.

"Ini kemenangan penting untuk kami," ujar Miha kepada Sky usai mengalahkan Verona.

"Ini kemenangan tandang pertama kami, di stadion di mana kami tak pernah menang sejak 1969."

"Seperti halnya Juventus, kami baru kalah sekali, meskipun kami seharusnya bisa lebih baik."

"Kami senang dengan hasil ini, dan kami antusias menatap laga berikut dengan Juventus. Saya selalu menuntut lebih, karena saya tahu tim ini bisa berbuat lebih," tandas mantan bek Internazionale dan Lazio ini.